Web Hosting

Selasa, 04 November 2014

AKU

takdir ku akan ku jalani sebagai diri ku sendiri.

bukan sebagai manusia polesan, yang terbentuk karena kebutuhan untuk meraih gengsi.

Allah telah mengambil sesuatu dari kesempurnaan ku.

dan dari kejadian itu aku sadari bahwa Allah tidak ingin aku terjebak dalam kesombongan hidup.

Allah perkuat rintangan untuk ku dalam menggapai impian ku yang memiliki tujuan baik.

Aku maklumi, mungkin Allah ingin aku terlebih dahulu mempelajari tentang ilmu hidup dan kehidupan yang sesungguhnya.
Agar aku lebih dewasa, lebih matang dan lebih bijaksana dalam menjalani dan menjalankan setiap nikmat dan anugerah-Nya di kemudian hari.

Allah pertemukan aku dengan kehidupan yang dipenuhi kebencian, perlakuan tidak adil dan pengrendahan yang membuat jiwa-raga ini menangis dan ingin mati, daripada harus melanjutkan hidup dalam rasa sakit semua perlakuan itu !!

Tapi Allah selalu melintaskan bayangan "senyum dan nasihat almarhum ibu ku" di masa beliau masih hidup.

Akhirnya aku sadari, sebenarnya Allah masih sayang dan peduli atas diri ku.
dan menginginkan ku untuk tetap hidup.

Dan dari semua rasa sakit itu aku temukan tentang ilmu hidup dan kehidupan yang seharusnya dijalankan oleh manusia.

bahwasanya, hidup harus dijalankan dengan kasih sayang dan penghargaan yang layak terhadap sesama.

Dan Allah ingatkan aku agar tidak mati oleh kemunafikan hidup.

Aku akan selalu jadi diri ku.
Dalam menjalani sisa hidup dan mencari ilmu hidup dan kehidupan yang seharusnya diketahui dan diamalkan dalam kehidupan oleh semua makhluk yang ingin diakui sebagai manusia yang memiliki sifat manusiawi.

semoga, apapun yang terjadi dalam sisa hidup ini, aku bisa senantiasa bersyukur kepada-Nya.

Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar